Review: Beastly (2011)

Pengalaman Bioskop Terburuk yang Pernah Gua Rasain

oleh Kurnia Cahya Putra

Beastly (2011)
Disutradarai Daniel Barnz
Dibintangi Alex Pettyfer, Vanessa Hudgens
Produksi CBS Films

"Pretty Gruesome, huh?" -Kyle


Gua masih tetep bete dan dendam sama pemerintah yang ngasih pajak lebai buat film Hollywood tayang di Indonesia. Sekarang, di mana kita harusnya dapet Fast Five, Rio atau Pirates of the Caribbean yang baru, yang ada cuma jajaran film independen sama luar negeri yang nggak jelas. Gua sama temen-temen gua nonton tempo hari, gua pengen nonton Beastly karena itu satu-satunya film Hollywood yang tayang. Dan ketika kita masuk, kita bener-bener nyesel. Temen-temen gue literally minta duit mereka balik.

Beastly bercerita tentang Kyle, remaja arogan yang populer di sekolahnya. Dia baru aja menang eleksi jadi ketua OSIS dan ngadain pesta dengan ngajak cewek yang disebut-sebut penyihir di sekolahnya, namanya Kendra (Mary Kate-Olsen), karena Kyle ngerasa bersalah. Waktu sampe di pesta, ternyata Kyle bikin malu Kendra di depan umum. Tersinggung karena kesempatan kedua yang dia kasih dibuang gitu aja sama Kyle, Kendra ngutuk dia jadi cowok yang tatoan dan luka-luka, the beast. Kyle punya waktu setahun buat nemuin cinta sejati atau dia bakal tetep jadi kayak gitu selamanya.

Ayahnya Kyle ngisolasi dia di apartemen baru sama guru buta bernama Will (Neil Patrick Harris) dan pembantunya, Zola (Lisa Gay Hamilton). Dalam masa setahun itu dia nemuin Lindy (Vanessa Hudgens) cewek cantik yang sempet kenalan sama dia di sekolah sebelum dia jadi the beast. Setelah nolongin bokapnya Lindy, sebagai imbalan Kyle minta Lindy buat tinggal di rumahnya dan mencoba ngerebut hatinya.

Waktu gua masuk ke teater gua berharap ini bukan drama kecengan remaja kayak biasanya. Tapi harapan gua meleset jauh. Secara harfiah, gak ada apa-apa yang terjadi di film ini. Ceritanya datar, sedatar idung gua, tanpa konflik (ada memang, tapi begitu aja) atau bahkan klimaks sama sekali. Gua ngantuk, sengantuk-ngantuknya dan temen-temen gua udah mulai nguap, bapak-bapak di belakang kursi gua bahkan dengan nyamannya tidur. Drama kalo dieksekusi dengan baik sebenernya bisa gua suka, kayak Titanic atau A Walk to Remember, tapi yang ini emang nggak bagus.

Karakternya juga ditulis secara asal-asalan. Lindy ternyata gak jauh beda sama cewek-cewek lain di sekolah, emang dia nolak pemberian hadiah dari Kyle, tapi begitu cowok itu google random puisi berjudul 'I'm Having a Coke with You' or something, dia jatuh cinta gitu aja. Gua setuju banget waktu Kyle bilang, "Shoot me now." Terus dialognya, begitu aja. Lumayan, itu juga maksimal. Gak bagus sama sekali. Beberapa kalimat yang seharusnya lucu cuma bisa gerakkin sudut-sudut bibir gua dan bikin gua kesel sama penonton lain yang ketawa lebai kayak yang yang di layar itu Nunung pipis di celana aja.

Dua pemeran utama kita, Vanessa sama Alex sama boring-nya di sini, bahkan Neil Patrick Harris pun gak begitu bagus. Nilai plus datang dari Mary-Kate Olsen yang keren banget di sini. Dia memerankan Kendra tanpa cela dan membuat karakternya menjadi karakter paling likeable throughout the film. Kalo ada apapun yang sepadan dengan harga tiket masuk buat ditonton di film ini, itu Mary Kate-Olsen.

OK, gua gak bakal terus-terusan nyampahin film ini. Sinematografinya sebenernya bagus, banyak lanskap-lanskap indah yang ditangkap kamera dan memanjakan mata. Kayak adegan di mana Kyle, yang nyamar jadi Hunter ngemis-ngemis Kendra di suatu pesta buat ngerubah dia balik, atau ketika Lindy sama Kyle nungguin matahari terbit kayak pasangan roman picisan. Selain itu soundtrack-nya pun mudah didengar dan relatable sama apa yang terjadi di layar.

Sayang semua itu harus diancurin sama plot yang gak menarik sama sekali, datar gitu aja, dan ending yang bikin gua berdiri dari kursi dengan membatin, "gitu aja?" Beastly adalah sebuah kekecewaan. Gua lebih mau nonton Scream 4 yang kedua kali di bioskop daripada ini. Selesai di menit 86, Beastly serasa begitu panjang dan melelahkan mata. Bahkan trailer Beastly pun lebih entertaining dari filmnya. Beastly cuma cocok buat ditonton kalo lu dapet insomnia yang buruk banget. 2/10.

Kurnia Cahya Putra

A self-proclaimed movie geek.

1 komentar:

  1. ya sih emang membosankan apalagi kayaknya reaksi si vanessa pas liat si alex kayaknya biasa aja -0- . trus hubungan mereka itu loh yang bikin ngantuuuuk . tp wallau gitu gue suka sama film ini abis alex'a ganteng lagi FINALLY :D .

    Ini kayak beauty and the beast modern vers. but i think beauty and the beast is more touching than this film . overall not bad lah :P

    BalasHapus